Dampak dan Risiko Perjudian Casino Online

Seperti yang kita ketahui, situs kasino online adalah sesuatu yang sebenarnya ilegal di Indonesia. Mempertimbangkan Indonesia adalah negara yang ber-keTuhanan, dalam semua ajaran di agama-agama yang diakui oleh Indonesia tidak ada yang membenarkan kegiatan berjudi, bahkan hal ini diharamkan walaupun secara tak sadar kita juga sering melakukannya.

Perjudian dilarang dikarenakan hal ini dianggap cara untuk mencari nafkah yang tidak benar. Dengan menggunakan keberuntungan (factor of luck) banyak orang yang tergoda untuk melakukannya dengan pemikiran bahwa hal ini merupakan kesempatan untuk mendapatkan uang yang banyak tanpa membutuhkan usaha.

Perjudian dilarang sebenarnya juga untuk menjaga dan melindungi kita dari kemungkinan-kemungkinan buruk yang dapat terjadi. Misalnya, ketika seseorang terlalu senang akan kemenangannya ketika baru bermain, dikarenakan sifat dasar manusia yang tidak pernah puas maka sangat berkemungkinan besar bagi orang tersebut untuk melakukannya lagi dan lagi, sehingga berujung kepada kecanduan. Ketika orang tersebut kalah, maka yang mereka dapatkan dan rasakan bukanlah effek jera, melainkan mereka akan terus bermain dengan pemikiran bahwa mereka bias mendapatkan uang mereka kembali bahkan mendapatkan yang lebih dari kekalahannya itu. Sebagai hasil akhirnya orang tersebut akan jatuh miskin, bahkan kemungkinan terburuk lainnya dikejar hutang sampai akhir masa hidupnya. Jika demikian, maka orang yang dirugikan bukanlah hanya mereka yang melakukan perjudian ini saja, tetapi keluarga mereka juga yang akan terkena imbasnya. Coba bayangkan, jika kalian hidup dengan terlilit hutang pasti akan tidak tenang kan? Selain itu kalian juga akan menyusahkan orang lain, belum lagi gunjingan orang orang sekitar. Apakah kalian mau di label sebagai seorang penjudi? Perlu diingat ya, ini bukan lah hal yang patut dibanggakan. Bahkan ini merupakan bentuk hukuman dari lingkungan sekitar atau masyarakat karena telah melanggar hal yang telah di tentang oleh agama, dan juga masyarakat Indonesia itu sendiri.

Dalam ilmu sosiologi sendiri, perjudian dianggap melanggar norma yang dilandasi oleh hal hal yang di anut oleh masyarakat setempat, baik Ideologinya, filsafatnya dan juga agama dari masyarakat tersebut. Norma-norma yang menjadi norma pengawas bagi masyarakatnya ini disebut ‘mores’. Sanksi bagi mereka yang melanggar dapat bermacam-macam seperti digunjingkan, diberi label,

cemooh, bahkan dapat diusir dari masyarakat. Selain menerima hal yang negatif dari masyarakat, seperti yang telah di singgung diawal tadi, Perjudian baik secara online maupun konvensional merupakan hal yang ilegal di Indonesia. Hal ini berarti ada aturan yang mengatur tentang hal ini berikut juga sanksinya, yaitu dapat dipidana paling lama 6 tahun penjara dan/atau denda sebesar satu miliar rupiah. Walaupun demikian, sesungguhnya hukuman dari masyarakatlah yang lebih berat dan merugikan, dikarenakan hukuman tersebut menyangkut kondisi mental atau psikis seseorang. Apabila kondisi mental yang terganggu maka penanganannya akan sangat sulit dan juga dapat mengakibatkan berbagai dampak-dampak negatif dan pengeluaran lainnya seperti menjadi gila atau depresi yang tentunya memerlukan penanganan untuk terapi secara rutin, atau stres berlebih yang dapat berdampak pada kondisi kesehatan seseorang. Karena terbukti bahwa banyak penyakit yang diakibatkan oleh stres yang berlebih, bahkan dapat mengakibatkan kematian.

Seperti kata pepatah, uang bukanlah segalanya, uang dapat dicari, ada berbagai cara untuk dapat menghasilkan uang dengan cara yang legal dan halal, oleh karena itu bagi kalian yang berpikir untuk melakukan perjudian, kalian harus siap untuk menerima risikonya. Jika tidak siap lebih baik kalian menghindarinya ya. Pikirkan untuk jangka panjang, dan jangan hanya untuk kesenangan saja.

Related Post

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
YouTube
Pinterest
LinkedIn
WeChat